Subscribe to Zinmag Tribune
Subscribe to Zinmag Tribune
Subscribe to Zinmag Tribune by mail
POST-DESCRIPTION-HERE
POST-DESCRIPTION-HERE
POST-DESCRIPTION-HERE
POST-DESCRIPTION-HERE

POST-TITLE-HERE

POST-DESCRIPTION-HERE
IMAGE-TITLE-HERE

POST-TITLE-HERE

POST-DESCRIPTION-HERE
IMAGE-TITLE-HERE

POST-TITLE-HERE

POST-DESCRIPTION-HERE
IMAGE-TITLE-HERE

POST-TITLE-HERE

POST-DESCRIPTION-HERE
IMAGE-TITLE-HERE

POST-TITLE-HERE

POST-DESCRIPTION-HERE
IMAGE-TITLE-HERE

AKTIVITI

alalala

AHWAL UMMAH

lolololol

featured-content2

featured-content2

Antara Dua Martabat

1:29:00 AM Reporter: white john doe 0 Responses

Khas untuk hati dan jiwa ini...

Dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari datuknya : "Apabila Allah sudah menghimpun seluruh makhluk, maka ada penyeru yang berseru : "Mana orang-orang yang memiliki keutamaan?" Maka ada sekumpulan orang yang jumlahnya TIDAK SEBERAPA RAMAI, berdiri lalu cepat-cepat pergi ke syurga. Mereka disambut para malaikat yang berkata : "Kami melihat kamu tergesa-gesa pergi ke syurga. Siapakah kamu?" Mereka menjawab : "Kami adalah orang-orang yang memiliki KEUTAMAAN." Para malaikat bertanya : "Apa keutamaan kamu?" Mereka menjawab : "JIKA KAMI DIZALIMI, MAKA KAMI SABAR. JIKA KAMI DISAKITI, MAKA KAMI MEMAAFKAN. JIKA KAMI DIJAHILI, MAKA KAMI MENAHAN DIRI." Lalu dikatakan kepada mereka : "Masuklah SYURGA dan alangkah nikmatnya pahala orang-orang yang beramal." (Riwayat al-Baihaqi tentang perihal cabang-cabang iman)

Di sana ada dua martabat - martabat keadilan dan martabat keutamaan. Martabat keadilan ialah menghadapi keburukan dengan keburukan yang serupa. Martabat keutamaan ialah menghadapi keburukan dengan kebaikan.

"Dan tidaklah sama (kesannya dan hukumnya) perbuatan yang baik dan perbuatan yang jahat. Tolaklah (kejahatan yang ditujukan kepadamu) dengan cara yang lebih baik; apabila engkau berlaku demikian maka orang yang menaruh rasa permusuhan terhadapmu, dengan serta merta akan menjadi seolah-olah seorang sahabat karib." (Fussilat : 34)

Di sana ada dua cara - cara yang baik dan cara yang lebih baik. Maka tolaklah kejahatan dengan cara yang lebih baik, dengan kaedah yang lebih baik, dengan kata-kata yang lebih baik, dengan sikap yang lebih baik. Utamakan toleransi dan kebaikan, termasuk kepada orang yang berbuat jahat kepada kita, agar dia kembali menjadi teman yang setia.

Tundukkan hati manusia

dengan berbuat baik kepadanya

kerana hanya kebaikanlah

yang dapat menundukkan manusia

"saya ni dari air mani je..."


Read more...

Badar Al-Kubra

3:09:00 AM Reporter: white john doe 0 Responses

"Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, kerana sesungguhnya mereka telah dianiayai. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Berkuasa menolong mereka itu". (al-Hajj : 39)


Tuhan itu Maha Adil. Setelah 15 tahun dicabuli, izinNya datang. Tangan umat Islam dipanjat ke hadrat Ilahi tanda syukur. Di hadapan, suatu kaum yang maha bongkak menanti. Panji dipersiapkan lantas dijulang tinggi Mus'ab 'Umair Al-Quraisyi. Biarpun berbekalkan jumlah yang sedikit, keyakinan tetap diperteguhkan. Kerana di sana, ada suatu janji dari Tuhan. Hujan renyai yang mendamaikan, kantuk yang menenangkan, solat yang menguatkan hubungan dengan Tuhan, musyawarah yang mendatangkan keberkatan, lemparan pasir yang mengelirukan, strategi yang diluar jangkaan, seribu Malaikat yang memusnahkan sebuah harapan - semuanya adalah kekuatan yang sempurna! Hinggakan, iblis yang menyamar sebagai Suraqah bin Malik juga turut kecut dan undur diri.

Menurut cerita Abdurrahman bin 'Auf, degil dan bongkak si Abu Jahal dilenyapkan oleh dua pemuda. Tangan Mu'az yang terkulai layu bersangkutan pada hanya secebis kulit, sengaja dipijak putus oleh dirinya sendiri. Kerna ia hanya membantutkan keghairahannya untuk membunuh kekejaman dan kesesatan Abu Jahal. Muawidz juga tidak mahu ketinggalan dalam merebut kehidupan yang mulia atau syahid menemui Syurga itu. Akhirnya, kepala Abu Jahal yang telah aib, dipenggal dan dibawa oleh Ibn Mas'ud menghadap Nabi Allah Muhammad saw.

Badar Al-Kubra, peperangan yang penting di hati Muslim sebenar. Tidak sanggup untuk tidak mengetahui dan memahami kisah agung ini, apatah lagi mengoyakkannya dari lembaran sejarah dunia. Barangkali Badar Al-Kubra membuatkan kita terfikir - apa sumbangan kita untuk agama, malah di sisi Tuhan, siapa sebenarnya kita?

"Dan ingatlah ketika kamu sedikit bilangannya serta tertindas di bumi, kamu takut orang-orang menangkap dan melarikan kamu, maka Allah memberi kamu tempat bermastautin dan diperkuatkan kamu dengan pertolonganNya serta dikurniakan kamu dan rezeki-rezeki yang baik-baik supaya kamu bersyukur" (al-Anfaal :26)

"yakinlah pada janji tuhan, al-haq pasti akan menang, merentasi masa dan zaman, biarpun golongan itu sedikit..."


Read more...

Změna

12:43:00 AM Reporter: white john doe 0 Responses
(tajuk : změna ialah change, dalam bahasa czech)

Teringin untuk berubah bermakna teringin untuk mencontohi Umar Al-Khattab. Dari bengis kepada satria, dari ganas kepada tegas. Harga yang dibayar ialah darah dan sakit adiknya sendiri. Namun, perubahan itu suatu perubahan yang memberi kesan. Lantas, Rom dan Parsi yang berjaya ditawan. Keturunannya juga mulia, terdapat Umar Abdul Aziz di sana. Lalu, kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Tahun 2008 sangat menarik. Teringat kata-kata Thomas Jefferson ketika pengisytiharan kemerdekaan Amerika 1776, "We hold these truths to be self-evident, that all men are created equal, that they are endowed by their Creator with certain unalienable Rights, that among these are Life, Liberty and the pursuit of Happiness". Menurut dongeng, beliau punyai ratusan jika tidak ribuan hamba abdi saat itu. Kini dan hanya kini, dosa Amerika ditebus, atas kesediaan dan kesanggupan rakyatnya dipimpin oleh Barack Hussein Obama - seperti Abu Jahal memilih Bilal Al-Habsyi sebagai pemimpin Makkah, jauh dari logika akal. Lalu, kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Tahun 2008 sangat menarik. AUKU, yang suatu ketika dahulu pernah - dan masih - menjadi salah satu tembok bagi kekebalan manusia-manusia di dalam kerajaan Malaysia, telah sedikit berubah. Menurut Tun Mahathir, itu untuk kebaikan anak muda, juga untuk kebaikan pendidikan mereka. Hari ini, AUKU diubah walaupun sedikit. Namun, kegusaran hanyalah pada kemampuan anak muda menggarap erti perjuangan. Kerna, perjuangan bukan bererti markah lulus. Perjuangan bukan bererti pentelaahan ilmu semata di bilik-bilik. Perjuangan adalah suatu pengorbanan masa, keringat, harta, darah hatta nyawa. Setelah sekian lama termendap di medan-medan perbincangan, terdapatkah perkara yang anak muda mahu perjuangkan? Walaupun AUKU diubah, lalu kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Tahun 2008 sangat menarik. Kapitalisme mengalami kegoncangan, hanya setelah sekian lama Das Capital ditulis oleh Karl Max. Kapitalisme yang beraqidahkan riba', juga teorinya adalah berkisar tentang si miskin dan susah lebih berhak ditindas. Kalau sebelum ini yang mengemis perlu lebih gigih mengemis, malapetaka ini mungkin menjanjikan suatu perubahan, paling tidak pada si pengemis di Kemboja. Namun, ada satu yang belum nampak cahayanya untuk berubah - cara kita berbelanja. Syahwat kepada material masih tegar di hati-hati kita. Hingga, ada yang terbunuh ketika Black Friday di Amerika. Mungkin perlu adanya "Buy Nothing Day" di Malaysia. Semuanya kerana kita masih beraqidahkan materialisme, di samping berbohong mengatakan kita punyai Tuhan yang Esa. Lalu, kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Dunia ini sangat menarik, juga pelik. Kata orang, hanya ada satu perkara yang tidak akan berubah, itulah perubahan. Paul Coelho pernah mengajarkan kita melalui The Alchemist erti kesucian diri. Benarlah kata Allah sejak 1400 tahun yang dahulu, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah sesuatu kaum itu, sehingga mereka sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka". Lalu, kita bertanya - perubahan apa yang ingin kita lakukan?

"to go is to return, to find is to rediscover..."


Read more...

Pasak Bumi

6:16:00 PM Reporter: white john doe 2 Responses

"dan ingatlah oleh mu di waktu Tuhan menjadikan kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum 'Ad dan memberikan tempat bagi mu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; maka ingatlah ni'mat-ni'mat Allah dan janganlah kamu bermaharajalela di muka bumi membuat kerosakan" (7:74)

Waktu itu kaum Thamud digesa Tuhan melalui Nabi Allah Soleh a.s untuk merenungi di sebalik malapetaka yang telah menimpa kaum 'Ad. Mereka punyai kuasa, tapi bukan untuk bermaharajalela. Kekhuatiran saya ialah apabila ketamakan menguasai kewarasan, nyawa dan harta yang menjadi korban.

Untuk sebuah teknologi yang sama, rumah di bukit - di sana perlu ada sebuah keilmuan yang mapan, juga keutuhan hubungan dengan Tuhan. Lalu, kita belajar apa dari nenek moyang kita?

Oleh itu, salam takziah buat seluruh mereka yang terbabit dengan tragedi tanah runtuh di Bukit Antarabangsa baru-baru ini. Namun, singkaplah bicara Allah di sebalik segalanya.

"musafir di bumi Tuhan..."

Read more...

My Blog List