Subscribe to Zinmag Tribune
Subscribe to Zinmag Tribune
Subscribe to Zinmag Tribune by mail

Změna

12:43:00 AM Posted by white john doe
(tajuk : změna ialah change, dalam bahasa czech)

Teringin untuk berubah bermakna teringin untuk mencontohi Umar Al-Khattab. Dari bengis kepada satria, dari ganas kepada tegas. Harga yang dibayar ialah darah dan sakit adiknya sendiri. Namun, perubahan itu suatu perubahan yang memberi kesan. Lantas, Rom dan Parsi yang berjaya ditawan. Keturunannya juga mulia, terdapat Umar Abdul Aziz di sana. Lalu, kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Tahun 2008 sangat menarik. Teringat kata-kata Thomas Jefferson ketika pengisytiharan kemerdekaan Amerika 1776, "We hold these truths to be self-evident, that all men are created equal, that they are endowed by their Creator with certain unalienable Rights, that among these are Life, Liberty and the pursuit of Happiness". Menurut dongeng, beliau punyai ratusan jika tidak ribuan hamba abdi saat itu. Kini dan hanya kini, dosa Amerika ditebus, atas kesediaan dan kesanggupan rakyatnya dipimpin oleh Barack Hussein Obama - seperti Abu Jahal memilih Bilal Al-Habsyi sebagai pemimpin Makkah, jauh dari logika akal. Lalu, kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Tahun 2008 sangat menarik. AUKU, yang suatu ketika dahulu pernah - dan masih - menjadi salah satu tembok bagi kekebalan manusia-manusia di dalam kerajaan Malaysia, telah sedikit berubah. Menurut Tun Mahathir, itu untuk kebaikan anak muda, juga untuk kebaikan pendidikan mereka. Hari ini, AUKU diubah walaupun sedikit. Namun, kegusaran hanyalah pada kemampuan anak muda menggarap erti perjuangan. Kerna, perjuangan bukan bererti markah lulus. Perjuangan bukan bererti pentelaahan ilmu semata di bilik-bilik. Perjuangan adalah suatu pengorbanan masa, keringat, harta, darah hatta nyawa. Setelah sekian lama termendap di medan-medan perbincangan, terdapatkah perkara yang anak muda mahu perjuangkan? Walaupun AUKU diubah, lalu kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Tahun 2008 sangat menarik. Kapitalisme mengalami kegoncangan, hanya setelah sekian lama Das Capital ditulis oleh Karl Max. Kapitalisme yang beraqidahkan riba', juga teorinya adalah berkisar tentang si miskin dan susah lebih berhak ditindas. Kalau sebelum ini yang mengemis perlu lebih gigih mengemis, malapetaka ini mungkin menjanjikan suatu perubahan, paling tidak pada si pengemis di Kemboja. Namun, ada satu yang belum nampak cahayanya untuk berubah - cara kita berbelanja. Syahwat kepada material masih tegar di hati-hati kita. Hingga, ada yang terbunuh ketika Black Friday di Amerika. Mungkin perlu adanya "Buy Nothing Day" di Malaysia. Semuanya kerana kita masih beraqidahkan materialisme, di samping berbohong mengatakan kita punyai Tuhan yang Esa. Lalu, kita bertanya - perubahan kita perubahan apa?

Dunia ini sangat menarik, juga pelik. Kata orang, hanya ada satu perkara yang tidak akan berubah, itulah perubahan. Paul Coelho pernah mengajarkan kita melalui The Alchemist erti kesucian diri. Benarlah kata Allah sejak 1400 tahun yang dahulu, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah sesuatu kaum itu, sehingga mereka sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka". Lalu, kita bertanya - perubahan apa yang ingin kita lakukan?

"to go is to return, to find is to rediscover..."

You can leave a response, or trackback from your own site.

0 Response to "Změna"

Post a Comment

My Blog List